el Rekaman, Sangkar
Emas
Buat Para Musisi? - simphonymusi
c.com Qu Sexyundressedsingers Szh 2010 02 07 Snatch Underwear Ideal Para Mi Sexy Undressed SingersTidak sedikit artis yang justru merasa diuntungkan dengan cara demikian. “Kita harus berkorban agar bisa maju,” kata Hayley Williams, vokalis Paramore. ”Harus memberi sebagian agar bisa mendapat sesuatu dari karya kita. Kami beruntung. Ini merasa seperti kemitraan yang hebat.”
Ada yang pro, tidak sedikit pula yang kontra pada 360-degree deal. Banyak alasan untuk menilai negatif kontrak itu. Tudingan putus asa dialamatkan kepada para artis yang mengambil kontrak itu. Setidaknya, banyak pihak menilai kontrak 360-degree deal harus dilihat dengan lebih waspada.
Pro-kontra tentu tidak akan ada habisnya karena semua pihak tentu merasa jenis kontrak yang disepakati adalah langkah terbaik yang bisa diambil, tentu dengan melihat pada kondisinya masing-masing. Bagaimanapun keras reaksi yang muncul, kontrak seperti itu sudah ada dan mengikat beberapa artis. Pertanyaannya kemudian, sudah adakah kontrak jenis itu di Indonesia?
Jika merujuk pada nama 360-degree deal, belum ada artis Indonesia yang menyatakan menggunakan jenis kontrak itu dengan labelnya. Tapi jika dikulik lebih teliti, model yang digunakan dalam 360-degree deal sebetulnya mirip dengan bentuk kerjasama artis dengan labelnya di Indonesia. Hanya saja di sini, di Indonesia, wujudnya adalah manajemen artis.
Trinity Optima Production, adalah salah satu label lokal yang yang sudah menerapkan manajemen artis. Biasanya, klausul mengenai penanganan menyeluruh atas aspek bisnis sang artis dalam manajemen artis akan masuk saat kontrak awal ditanda tangani. Karena itu, hampir seluruh artis Trinity, yang antara lain menangani grup Band Ungu, masuk dalam manajement artis mereka.Tidak hanya Trinity, Musica Studio’s, salah satu label lokal terbesar di tanah air, juga sudah menerapkan kontrak jenis baru pada beberapa artisnya. Setidaknya saat ini ada 6 artis Musica Studio’s yang juga berada di bawah manajemen artis Musica.
Nama-nama grup musik papan atas seperti Nidji, Letto hingga D’Masive yang baru belakangan mendaki puncak tangga popularitas, tidak lepas dari jaring manajemen artis Musica.
Musica menampik tudingan bahwa manajemen artis biasanya hanya diperuntukkan serta diterima oleh para artis baru yang dianggap belum kuat posisi tawar menawarnya. Rafika Duri dan d.o.t adalah contoh 2 nama lama yang baru kemudian masuk dalam manajemen artis Musica Studio’s.
Sama halnya dengan 360-degre deal di luar negeri, maka dengan masuk ke manajemen artis milik label, sang artis menyerahkan masalah dan kepentingan bisnisnya kepada label. Mereka tidak perlu lagi memikirkan aspek bisnis dari karirnya. Tentu saja, cara menangani artis yang berbentuk kelompok pasti berbeda dengan artis solo.
Untuk sebuah kelompok musik misalnya, perlu ada pemisahan antara aspek bisnis masing-masing personilnya dengan bisnis yang membawa nama kelompok. Manajemen artis dari label hanya akan mengurusi berbagai kesepakatan bisnis yang mengusung nama kelompok. Untuk urusan bisnis masing-masing personil, kecuali ia juga terikat pada manajemen yang sama, akan menjadi urusannya sendiri.
Selain itu, sederet keuntungan lain juga dirujuk label sebagai iming-iming agar artis mau masuk dalam manajemen artis mereka. Salah satunya adalah masalah kepercayaan. Nama label dianggap bisa menjadi jaminan kepercayaan bagi lawan bisnis yang ingin menjalin kerja sama dengan sang artis.
tLab
el Rekaman, Sangkar
Emas
Buat Para Musisi? - simphonymusi
c.com Qu Sexyundressedsingers Szh 2010 02 07 Snatch Underwear Ideal Para Mi Sexy Undressed Singersr e Undressed Undressed Singers
wLab
el Rekaman, Sangkar
Emas
Buat Para Musisi? - simphonymusi
c.com Qu Sexyundressedsingers Szh 2010 02 07 Snatch Underwear Ideal Para Mi Sexy Undressed Singersd n Undressed